Death toll rises to 16
from Indonesia volcano
Binsar Bakkara, The Associated Press, Mount Sinabung, Indonesia | Archipelago | Sun, February 02 2014, 12:21 PM
The death toll from an Indonesian volcano
that has been rumbling for months rose to 16 Sunday after rescuers
found another charred corpse and a critically injured college student
died in a hospital, officials said.
Mount Sinabung erupted again
Saturday just a day after authorities allowed thousands of villagers who
had been evacuated to return to its slopes, saying volcanice activity
was decreasing. Rescuers found 14 bodies and rescued three people with
burn wounds, said National Disaster Mitigation Agency spokesman Sutopo
Purwo Nugroho.
Rescue efforts resumed Sunday and rescuers found
another body about three kilometers (two miles) from the volcano's peak,
said Lt. Col. Asep Sukarna, who led the operation. Another resident, a
24-year-old college student died in an intensive care unit, said an
official at the Efarina Etaham hospital.
Among the dead were a
local television journalist and four high-school students and their
teacher who were visiting the mountain to see the eruptions up close,
Nugroho said. At least three other people were injured and authorities
fear the death toll will rise.
Sinabung in western Sumatra has
been erupting for four months. Authorities had evacuated more than
30,000 people, housing them in cramped tents, schools and public
buildings, but many were desperate to return to check on homes and
farms.
On Friday, authorities allowed nearly 14,000 people living
outside a five-kilometer (three-mile) danger zone to return after
believing volcanic activity had decreased. Others living close to the
peak have been returning to their homes over the past four months
despite the dangers.
On Saturday, a series of huge blasts and
eruptions thundered from the 2,600-meter (8,530-foot) volcano.
Television footage showed villages, farms and trees covered in thick
gray ash.
Indonesia is prone to seismic upheaval due to its
location on the Pacific "Ring of Fire," an arc of volcanoes and fault
lines encircling the Pacific Basin. Mount Sinabung is among about 130
active volcanoes in Indonesia and has sporadically erupted since
September.
__
Associated Press writer Niniek Karmini in Jakarta, Indonesia, contributed to this report. (**)
Translet......
Korban tewas meningkat menjadi 16
dari Indonesia gunung berapi
Binsar Bakkara, The Associated Press, Gunung Sinabung, Indonesia | Nusantara | Sun, 2 Februari 2014, 12:21
Jumlah korban tewas dari gunung berapi Indonesia yang telah gemuruh
selama berbulan-bulan naik menjadi 16 Minggu setelah tim penyelamat
menemukan mayat hangus lain dan seorang mahasiswa menderita luka parah
meninggal di rumah sakit, kata para pejabat.
Gunung Sinabung meletus lagi Sabtu hanya sehari setelah pemerintah
mengizinkan ribuan warga yang telah dievakuasi untuk kembali ke lereng,
mengatakan kegiatan volcanice mengalami penurunan.
Tim penyelamat menemukan 14 mayat dan menyelamatkan tiga orang dengan
luka bakar, kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Sutopo Purwo Nugroho.
Upaya penyelamatan dilanjutkan Minggu dan penyelamat menemukan mayat
lain sekitar tiga kilometer (dua mil) dari puncak gunung berapi, kata
Letnan Kolonel Asep Sukarna, yang memimpin operasi itu.
Penduduk lain, seorang mahasiswa 24 tahun meninggal di unit perawatan
intensif, kata seorang pejabat di rumah sakit Efarina Etaham.
Di antara yang tewas adalah seorang wartawan lokal televisi dan empat
siswa SMA dan guru mereka yang mengunjungi gunung untuk melihat letusan
dekat, kata Nugroho. Setidaknya tiga orang lainnya terluka dan pihak berwenang khawatir jumlah korban tewas akan meningkat.
Sinabung di Sumatera Barat telah meletus selama empat bulan.
Pihak berwenang telah mengevakuasi lebih dari 30.000 orang, menempatkan
mereka di tenda-tenda sempit, sekolah dan bangunan umum, tetapi banyak
yang putus asa untuk kembali untuk memeriksa rumah dan peternakan.
Pada hari Jumat, pemerintah mengizinkan hampir 14.000 orang yang
tinggal di luar lima kilometer (tiga mil) zona bahaya untuk kembali
setelah percaya aktivitas vulkanik mengalami penurunan. Lainnya tinggal di dekat puncak telah kembali ke rumah mereka selama empat bulan terakhir meskipun bahaya.
Pada hari Sabtu, serangkaian ledakan besar dan letusan menggelegar dari 2.600 meter (8.530 kaki) gunung berapi. Tayangan televisi menunjukkan desa-desa, pertanian dan pohon tertutup abu tebal.
Indonesia rentan terhadap gejolak seismik karena lokasinya di Pasifik
"Ring of Fire," busur gunung berapi dan garis patahan mengelilingi Basin
Pasifik.
Gunung Sinabung adalah di antara sekitar 130 gunung berapi aktif di
Indonesia dan telah meletus secara sporadis sejak September.
__
Associated Press penulis Niniek Karmini di Jakarta, Indonesia, kontribusi untuk laporan ini. (**)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar